banner 728x250

Dugaan Pungli PTSL Desa Patila di Wajo Mulai Bergulir

Sulselta
banner 120x600
banner 468x60

WAJO — Pasca laporan pengaduan yang dilayangkan owner Rumah Aspirasi Masyarakat Desa Patila, Kecamatan Pammana, kabupaten Wajo terus bergulir. Para saksi dihadirkan untuk melengkapi adanya dugaan pungli Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

M Amsyahar, SH menuturkan jika puluhan warga yang mengadukan dirinya melalui Rumah Aspirasi Masyarakat Desa Patila akan terus dikawal hingga hak mereka dapat di penuhi.

banner 325x300

Dia menegaskan bahwa warga yang memberikan keterangan untuk membenarkan telah membayar sebesar 750 ribu pada tahun 2017, dan pada tahun 2019 membayar sebesar 500 ribu rupiah.

“Hari ini kami bersama beberapa warga dari desa Patila bersama-sama hadir di Polrea untuk menindaklanjuti adanya pembayar sertifikat prona (PTSL)”, ujarnya (7/6/2021).

Amsyahar menambahkan, beberapa warga yang datang ke Polres untuk menyampaikan adanya pembayaran sertifikat yang di duga tidak sesuai aturan. Bahkan ada diantaranya yang telah membayar, namun belum menerima sertifikat.

“Beberapa warga yang mendatangi Polres Wajo ada berinisial ST, MS, BS, RS, AZ, AM. Harapan mereka ini meminta kepada Polres agar hak mereka dikembalikan”, tegas owner Rumah Aspirasi Masyarakat Desa Patila.

Informasi di himpun, Kepolisian Polres Wajo akan segera melakukan gelar perkara terhadap pengaduan masyarakat yang dilayangkan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, epala desa Patila menuturkan bahwa semua tahapan pelaksanaan telah dilaksanakan sesuai aturan.

“Mulai sosialisasi kepada masyarakat calon penerima atau peserta PTSL yang dilakukan oleh BPN. Juga dihadiri oleh APH sebagai bentuk pengawasan program ini”, peaan Kades Patila

Kades menyampaikan hal-hal mana ditanggung dengan biaya negara atau pemerintah melalui APBN dan biaya-biaya mana yang tidak didanai oleh pemerintah.

“Mengenai biaya PTSL yang tidak dibiayai pemerintah seharusnya ditanggung oleh calon peserta PTSL yang selanjutnya di musyawarahkan dan dimufakati oleh penerima”, tambahnya.

Kades menuturkan, semua bentuk kegiatan terkait PTSL di notuliskan dan di dokumentasikan untuk pertanggungjawaban. (RS)

 

 

banner 325x300