Sulselta - Berkabar Berita Berbagi Hidup
Berkabar Berita Berbagi Hidup

Sejarah The Real Legend Kiwal Garuda Hitam Makassar

82

MAKASSAR — KIWAL GARUDA HITAM MAKASSAR adalah sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang memiliki history tersendiri dalam perjalanan pembentukannya.

Ketua Umum Kiwal Garuda Hitam Makassar, Erwin Nurdin mengungkapkan secara detail, “Sejarah awal berdirinya Organisasi ini, itu hanyalah sebuah komunitas yang bernama KIWAL (Kompi Pengawal), yang berdiri pada tanggal 5 Januari 2004 di Makassar.

Namun pada tahun 2006, KIWAL yang awalnya hanyalah sebagai sebuah komunitas, itu mulai melebarkan sayapnya menjadi sebuah Organisasi pelayanan jasa, yakni jasa Pengamanan dan Pengawalan. Dan saat itu pula, nama KIWAL berubah nama menjadi KIWAL GARUDA HITAM.

Hal itu berlangsung sampai dengan tahun 2015. Setelah melalui beberapa proses pergantian kepengurusan, barulah di tahun 2016, dimasa kepemimpinan saya sebagai Ketua Umum, saya makin melebarkan sayap organisasi ini sehingga menjadi sebuah Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) dengan nama Ormas KIWAL GARUDA HITAM”, ungkap Erwin saat ditemui di Markas Besar Kiwal Garuda Hitam di jl. Topaz Raya kel. Masale kec. Panakkukang Kota Makassar, Kamis (06/08/2020).

“Saya selaku Ketua Umum dan pribadi, sangat menyambut positif keberadaan The Real Legend Kiwal Garuda Hitam ini. Karena biar bagaimanapun, kami dan para senior sebagai pendiri Organisasi ini, masih tetap satu kesatuan, dan satu Komando dibawah naungan ORMAS KIWAL GARUDA HITAM”, pungkas Erwin.

Berikut adalah nama-nama yang pernah menahkodai/memimpin KIWAL sampai berubah nama menjadi Ormas KIWAL GARUDA HITAM :
1. Alm. Muh Lukman Dg. Sewang (DEWA) periode 2004 – 2006
2. Paul Gunadi
Periode 2006 – 2008
3. Andi Satria Hamzah
Periode 2008
4. Muh Sakir Dg. Rappung
Periode 2008 – 2011
5. Erwin Nurdin
Periode 2011 – 2025

Di konfirmasi terpisah, Sirajuddin salah satu pendiri sekaligus senior di KIWAL mengatakan, “kami sangat apresiasi, senang sekaligus bangga kepada adinda-adinda kami yang ada di Ormas Kiwal Garuda Hitam saat ini.

Apalagi selama dimasa kepemimpinan adinda kami Erwin Nurdin, KIWAL GARUDA HITAM makin memperlihatkan keprofesionalannya dalam berlembaga. Bayangkan, KIWAL saat ini juga sudah punya lembaga Kemahasiswaan (KOPMA) yang tugasnya sebagai lembaga advokasi dan pendampingan masyarakat, memiliki Lembaga Bantuan Hukum, membentuk PAC disetiap Kecamatan, bahkan membentuk MPC di tingkatan Kab/Kota yang ada di Sulawesi Selatan”, tutur Sirajuddin dengan haru bahagia.

Ia menambahkan, “Awal di bentuknya The Real Legend KIWAL ini, itu hanyalah sebagai wadah/media ajang silaturahim antar sesama pendiri KIWAL. Dan itupun kami minta izin terlebih dahulu kepada adinda kami Erwin selaku Ketua Umum KIWAL saat ini. Karena biar bagaimana, tertib administrasi dalam berlembaga itu di perlukan, jangan mentang-mentang karena kita ini senior atau pendiri, kita bisa seenaknya melegalkan sesuatu yang seharusnya tidak di lakukan”, pungkas Sirajuddin lagi.

Erwin menegaskan, “Saya saja yang sdh menjabat selama 9 tahun sebagai Ketua Umum Ormas Kiwal Garuda Hitam, yang telah membesarkan sehingga Kiwal Garuda Hitam terbentuk menjadi sebuah Organisasi Kemasyarakatan, tidak layak menyandang predikat ataupun memakai atribut THE REAL LEGEND KIWAL GARUDA HITAM.

Karena saya tahu, saya bukan pendiri. Mereka yang hadir pada saat pendeklarasian dan pengukuhan Kiwal Garuda Hitam, mereka semualah yang layak dan pantas menyandang gelar “THE REAL LEGEND KIWAL GARUDA HITAM”. Tegas Erwin.

Erwin menambahkan, THE REAL LEGEND KIWAL GARUDA HITAM ini adalah sayap organ KIWAL GARUDA HITAM yang memang sengaja di dirikan serta diperuntukkan bagi para pendiri dan senior. Sebelum berganti nama menjadi The Real Legend Kiwal Garuda Hitam seperti sekarang ini, itu dulu awalnya bernama “PPRC KIWAL GARUDA HITAM” dan itu sesuai kesepakatan dalam rapat yang diadakan pada tanggal 17 Maret 2019.

Namun seiring berjalannya waktu, ada beberapa hal yang tampaknya tidak sesuai dengan AD/ART yang ada didalam organisasi KIWAL. Salah satu pelanggarannya adalah adanya perekrutan yang dilakukan oleh beberapa senior yang ada di The Legend Kiwal itu sendiri. Sementara awal pembentukannya, tidak ada kesepakatan seperti itu.

Terus yang kedua, merubah dan menambahkan kata “THE LEGEND” di dalam AD/ART KIWAL GARUDA HITAM itu sendiri. Makanya, saya selaku Ketua Umum beserta beberapa senior yang tidak sejalan dengan hal tersebut, menarik diri dari komunitas tersebut karena menganggap ada sebuah kesalahan dan kekeliruan dalam berorganisasi, dan sangat jelas bahwa itu cacat administrasi.

“Sekali lagi saya tekankan, “THE REAL LEGEND KIWAL GARUDA HITAM” ini hanyalah sebuah wadah silaturahim antar sesama pendiri KIWAL itu sendiri, khususnya bagi mereka yang ikut mendeklarasikan dan mengukuhkan Kiwal Garuda Hitam pada waktu itu di restoran Pualam, pada 16 Desember 2006 beberapa tahun lalu yang jumlahnya kurang lebih 50 an orang. Jadi, selain para pendiri dan senior yang terlibat didalamnya, tidak boleh ada yang menggunakan nama dan atribut “THE REAL LEGEND KIWAL GARUDA HITAM”, tegas Erwin kembali. (Budhy)

Comments
Loading...